Friday, March 19, 2010

Induksi -

Ke mana akan aku adukan perasaan volkanik ku ini?
Siapa yang akan tenangkan aku?

Angin? tambah semaraklah hatiku
Air? habislah cair aku di bawa berlalu
Tanah -- ah sekali hatiku berguncang....

O'engkau yang sampai kapanpun tak bakal ku dapatkan -

Pandanglah aku satu kali lagi.
Tepuk lembutlah pundakku dan
gesekkan puas puas hidungmu satu kali lagi.

Setidaknya untuk hari ini,
setidaknya untuk hari ini aku tidak usah rindu rindu sendiri.

6 comments:

petak daud. said...

Mana-mana tempat boleh beradu cinta.

fauzi rashid said...

salam perempuan cerdas
biarkan aku menenangkan volkanikmu
biarpun aku dimamah larva yang merah
biarkan andai itu dapat meredakan amarah dan dendammu..rindukan puisimu..

fatah85 said...

aaaaaaaaaaa.

sinaganaga said...

KALAULAH

Kalaulah kupunya
dedaun telinga seluas Singkarak
nescaya akan kupinjamkan
buat menyiram perasaan volkanikmu itu.

stam said...

Mimi.

Perempuan cerdas said...

:)


M